Seiring dengan terus berkembangnya pengguna, perangkat, dan IoT (Internet of Things), kebutuhan untuk manajemen switch dan optimisasi beban kerja antar domain semakin meningkat. Banyak pendekatan yang tidak optimal dan tertutup telah dirancang di masa lalu. Arista didirikan untuk membangun perangkat lunak dan perangkat keras terbaik, yang setara dengan kinerja dan kepadatan tertinggi di cloud/data center, dan kini berkembang ke switch kampus. Pada tahun 2020, kami memperkenalkan switch Arista CCS 750 dan 720 series dengan jejak terkecil sebagai contoh dari kepadatan tertinggi dan jejak terkecil.
Namun, jelas ada kalanya switch-switch ini perlu dikelola sebagai satu entitas agar pelanggan dapat membangun dan mengoperasikan desain dan topologi yang fleksibel. Pada tahun 1990-an, ini dilakukan dengan perangkat keras kabel proprietary dan topologi stackable ring atau chain yang tertutup. Ini adalah pendekatan yang tertutup dan rumit karena cakupan manajemennya terbatas pada jumlah switch yang kecil (kurang dari 10) dan bergantung pada mekanisme proprietary.
Membawa SWAG ke Dunia Switching
Pelanggan Arista menyadari keterbatasan pendekatan stacking legasi ini dan mendorong kami untuk membantu mereka melepaskan diri dari keterbatasan tersebut. Jadi, kami memulai inovasi terobosan lainnya untuk perusahaan modern. Upaya perintisan dimulai pada awal 2010-an dengan MLAG, di mana kita dapat menggabungkan beberapa link aktif-aktif dan memungkinkan jalur alternatif dan redundan ke switch di data center.
Berdasarkan pengalaman MLAG tersebut, Arista SWAG™ (Switch Aggregation Group) membawa konsep stacking modern ke switch kampus. Arista SWAG memungkinkan sekelompok switch untuk digabungkan dan berbagi kontrol pusat, sehingga memberikan kemampuan untuk mengoperasikan grup switch tersebut melalui satu alamat IP dan satu antarmuka CLI untuk otomatisasi. SWAG didasarkan pada Arista EOSⓇ dan mendukung berbagai topologi, termasuk desain Leaf-Spine universal dari Arista serta topologi ring dan chain yang lebih tradisional. Yang penting, SWAG dapat diskalakan hingga 48 elemen stacking kampus.
Bayangkan memberikan semua manfaat stacking legasi tanpa keterbatasannya! Beberapa manfaat ini termasuk:
- Dapat diskalakan hingga 48 switch dalam satu grup, memungkinkan penghematan alamat IP.
- Dapat memperluas cakupan cluster lebih jauh dari sekadar “lemari IDF” ke domain jaringan yang lebih besar.
- Mendukung topologi Leaf-Spine Arista yang sangat tangguh dan berkapasitas tinggi selain topologi Ring dan Chain.
- Waktu downtime minimal berkat kemampuan seperti smart software upgrades (SSU) yang dimiliki karena SWAG dibangun di atas perangkat lunak EOS yang sudah terbukti.
Sekarang pelanggan kami memiliki fleksibilitas untuk melakukan operasi jaringan pada tumpukan logis switch dalam arsitektur leaf spine yang berbasis standar, terbuka, dan modern, seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini.
SWAG Arista untuk Stack Kampus Modern
/Images%20(Marketing%20Only)/Blog/Arista-LSS-SWAG-2024-Blog.png?width=940&height=425&name=Arista-LSS-SWAG-2024-Blog.png)
Jalan Menuju Depan – Hindari “Stackable Tax”
Manajemen Arista CloudVision LSS™ (Leaf Spine Stack) membawa kemudahan dalam pengelolaan switch! CV LSS mengurangi kompleksitas konfigurasi dan pemeliharaan dengan memungkinkan beberapa switch beroperasi di bawah manajemen satu entitas. Dengan menghubungkan switch menjadi “stack virtual,” administrator mendapatkan keuntungan dari kedua dunia. Pelanggan dapat mengorganisir kelompok switch secara logis berdasarkan struktur dunia nyata, seperti gedung atau lantai dalam Manajemen CloudVision LSS, dan kemudian melakukan operasi jaringan seperti onboarding, provisioning, pemantauan, pembaruan, dan konfigurasi secara mulus di seluruh grup. Perusahaan juga mendapatkan manfaat dari desain jaringan yang fleksibel, apakah switch yang digabungkan dalam mode mandiri, chassis, MLAG, atau mode stack berbasis SWAG.
Perangkat lunak modern Arista dirancang secara inheren dengan teknik ketersediaan dan segmentasi kunci yang memisahkan manajemen dan kontrol pesawat, sehingga menghindari jebakan stacking proprietary. Pendekatan stacking yang disederhanakan ini meningkatkan operasi, meminimalkan downtime, dan mengurangi TCO—sebuah kemajuan yang sudah lama dinantikan.
Industri jaringan telah beroperasi dalam silo yang rumit dan jaringan proprietary tertutup terlalu lama. Ini adalah waktu yang tepat untuk bertransformasi ke model operasi baru yang lebih modern. Selamat datang di dunia baru SWAG!
Apabila anda butuh penjelasan lebih detail mengenai arista bisa langsung hubungi Arista Indonesia.
